GEOGRAFI

Ilmu Geografi






Apasih ilmu geografi itu? Kita akan membahasnya disini. Ilmu geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan & perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik, dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu gรชo (“Bumi”) dan graphein (“tulisan”, atau “menjelaskan”).
Sedangkan berikut merupakan beberapa pengertian mengenai ilmu geografi, diantaranya yaitu:
1.       Lobeck
Menurut Lobeck pada tahun 1939 yang dimaksud dengan geografi adalah studi atau ilmu pengetahuan yang membahas tentang hubungan- hubungan yang ada di antara kehidupan dengan lingkungan fisik (baca: fungsi lingkungan).
2.       Eratosthenes
Eratosthenes merupakan seorang ilmuwan yang hidup pada abad ke satu atau permulaan tahun Masehi. Dalam pandangannya terhadap geografi, eratosthenes ini mempunyai pendapat sendiri mengenai pengerytan geografi ini. menurut Eratosthenes, geografi berasal dai kata“geographica”. Geograpica menurut Eratosthenes, geografi adalah penulisan atau penggambaran mengenai bentuk muka bumi.
3.       Claudius Ptolomaeus
Ilmuwan yang namanya dikenal oleh dunia, dialah Claudius Ptolomaeus. Iluwan dunia yang satu ini juga berkontribusi dalam memberikan pengertian mengenai geografi. Menurit Claudius Ptolomaeus, geografi adalah suatu penyajian melalui peta sari sebagian dan seluruh permukaan Bumi.
4.       Immanuel Kant
Immanuel Kant adalah ilmuwan yang sangat terkenal di dunia. Immanuel Kant juga memberikan pendapatnya mengenai pengertian geografi. Menurut Immanuel Kant, geografi adalah ilmu yang objek studinya adalah benda- benda, hal- hal atau gejala- gejala yang tersebuar dalam wilayah di permukaan Bumi (baca: bumi datar atau bulat).
5.       Halford Mackinder
Menurut Mackinder, Geografi adalah ilmu yang mempunyai fungsi utama menyelidiki interaksi manusia dalam masyarakat dengan lingkungan yang berbeda menurut lokasinya.
6.       Hartshorne
Pada tahun 1960, Hartshorne mengemukakan mengenai pengerian dati geografi, yakni ilmu yang berkepentingan dalam memberikan deskripsi yang teliti, beraturan serta rasional mengenai sifat variabel dari pemukaan Bumi.
7.       Ullman

Ullman, seorang ilmuwan yang pada tahun 1954 mengutarakan pengertian dari geografi. Menurut Ullman, geografi adalah interaksi antar ruang. Pengertian yang singat namun cukup menyatakan bahwa yang dinamakan geografi ini berhubungan dengan ruang di permukaan Bumi.
8.       Alexander Von Humboldt
Menurut seorang ilmuwan yang bernama Alexander Von Humboldt, geografi adalah studi yang mempelajari tentang pengaruh lingkungan alam terhadap manusia. Menurut Alexander Von Humboldt, geografi ini berkaitan dengan alam dan juga makhluk hidup yang hidup di dalamnya.
9.       Strabo
Selanjutnya adalah Strabo. Strabo pada tahun 1970 mengutarakan pengertian dari geografi. Menurut Strabo, geografi adalah sesuatu atau bidang yang erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakteristik tertentu dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Pendapat dari Strabo ini lebih lanjut dikembangkan dan dikenal dengan konsep Natural Attribute of Place.
10.    Karl Ritter
Menurut Karl Ritter, geografi adalah suatu telaah Bumi sebagai tempat hidup manusia. Hal- hal yang menjadi objek studi geografi adalah semua fenomena di permukaan Bumi (baca: fenomena alam yang menakjubkan di dunia), baik organik maupun non organik yang berkaitan dengan kehidupan manusia.
11.    Ekblaw dan Mulkerne
Selanjutnya adalah ilmuwan Ekblaw dan Mulkerne. Menurut kedua ilmuwan ini, geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang Bumi dan kehidupannya, yang mempengaruhi pandangan hidup kita, makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita gunakan, rumah yang kita hubi serta tempat rekreasi yang kita nikmati. Pendapat dari Ekblaw dan Mulkerne ini lebih luas dan mencakup hingga kehidupan sosial masyarakat.
12.    Elsworth Huntington
Menurut ilmuwan Elsworth Huntington, geografi adalah studi tentang fenomena permukaan Bumi beserta penduduk yang menghuninya. Elsworth juga menjelaskan bahwa adanya hubungan timbal balik antara gejala dan juga sifat- sifat permukaan Bumi dengan penduduknya.
13.    Paul Vidal de La Blance
Selanjutnya masih dengan ilmuwan dari manca negara. Dialah Paul Vidal de La Blance. Menurut Paul Vidal de La Blance, geografi adalah studi mengenai kualitas negara- negara, dimana penentuan suatu kehidupan tergantung pada bagiamana manusia mengelola alam ini.
14.    Friederich Ratzel
Ilmuwan Friederich Ratzel memberikan pendapatnya mengenai pengertian geografi. Menurut Friederich Ratzel, geografi ini berhubungan dengan perwilayahan di permukaan Bumi. Pendapat Ratzel mengenai geografi ini tertuang dalam bukunya yang berjudul Politische Geographie. Konsep yang dikemukakan oleh Ratzel ini diberi nama Lebensraum yang mempunyai arti wilayah geografis sebagai sarana bagi organisme untuk berkembang. dalam mengamati geografi, Ratzel melihat bahwa suatu negara cenderung meluaskan Lebensraumnya sesuai dengan kekuatan yang dimiliki oleh negara tersebut.
15.    Bintarto
Nah, selanjutnya giliran ilmuwan atau ahli dari dalam negeri. Ialah Prof. Bintarto. Pada tahun 1981, Prof. Bintarto mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian dari geografi. Menurut Prof. Bintarto, yang dinamakan geografi adalah ilmu yang mempelajari hubungan kausal gejala- gejala di permukaan Bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan dan regional yang digunakan untuk kepentingan program, proses dan keberhasilan pembangunan.
16.    Daldjoeni
Masih pada pendapat ilmuwan dari dalam negeri. Ialah Daldjoeni yang mengemukakan pengertian dari geografi. Pengertian geografi menurut Daldjoeni adalah ilmu pengetahuan yang mengajarkan manusia mencakup tiga hal pokok. Tiga hal pokok tersebut adalah spasial atau ruang, ekologi, serta region atau wilayah. Menurut Daldjoeni, dalam hal spasial geografi mempelajari tetang persebaran gejala, baik yang bersifat alami maupun manusiawi di muka Bumi. Dalam hal ekologi, geografi mempelajari tentang bagaimana manusia harus mampu beradaptasi dengan lingkungan. Sementara dalam hal region, geografi mempelajari tentang wilayah sebagai tempat tinggal manusia dan juga makhluk hidup lainnya berdasarkan kesatuan fisiografisnya.
17.    Basri Mustofa
Basri Mustofa mengemukakan pendapat bahwa geografi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang persamaan serta perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.
18.    Herioso Setiyono
 Tahun 1996, Herioso Setiyono memberikan pengertian Geografi sebagai ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya serta merujuk terhadap pola persebaran horisontal di permukaan Bumi.

19. Herioso Setiyono
 Tahun 1996, Herioso Setiyono memberikan pengertian Geografi sebagai ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya serta merujuk terhadap pola persebaran horisontal di permukaan Bumi.
20.    Von Rithoffen
  Selanjutnya adalah ilmuwan Von Rithoffen. Von Rithoffen merupakan ilmuwan dari manca negara yang berkontribusi memberikan pendapat mengenai pengertian geografi. Menurut Von Rithoffen, geografi adalah studi tentang gejala dan sifat- sifat permukaan Bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala- gejala dan sifat tersebut.
21.    Preston E. James
 Menurut James, geografi merupakan induk dari segala ilmu pengetahuan, hal ini karena bidang ilmu pengetahuan selalu dimulai dari keadaan muka bumi yang kemudian beralih pada studi ilmu pengetahuan masing- masing.
22.    Haris
 Haris pada tahun 2012 menjelaskan tentang pengertian geografi. Menurut Haris, geografi adalah suatu bidang ilmu yang mengkaji segala aspek- aspek yang ada di permukaan Bumi dengan konsep spasial untuk pemanfaatan pembangunan yang ada di permukaan Bumi.
Nah, itulah beberapa pengertian dari geografi menurit para ahli atau ilmuwan, baik ilmuwan dari manca negara maupun ilmuwan dari Indonesia. Dari pengertian- pengertian yang telah disebutkan di atas, kita bisa menarik benang merah menjadi suatu kesimpulan mengenai pengertian geografi. Kesimpulannya, pengertian geografi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang bumi atau geosfer, manusia dengan lingkungan atau kependudukan dari berbagai sudut pandang.

Ilmu geografi secara historis terdiri dari 2 cabang utama, diantaranya geografi manusia dan geografi fisik. 
Geografi Memberitahu Kita Tentang
Dalam geografi, kita mempelajari berbagai macam hal.

  • Tempat dan komunitas tempat kita tinggal dan bekerja.  
  • Lingkungan alami kita dan tekanan yang mereka hadapi. 
  • Keterkaitan dunia dan komunitas kita di dalamnya.
  • Bagaimana dan mengapa dunia berubah, global dan lokal.
  • Bagaimana individu dan masyarakat kita.
  • Tindakan berkontribusi terhadap perubahan tersebut.
  • Pilihan yang ada dalam mengelola dunia kita untuk masa depan.
  • Pentingnya lokasi dalam bisnis dan pengambilan keputusan.
Cabang-Cabang Ilmu Geografi
Ilmu geografi juga memiliki banyak sekali cabang-cabang didalamnya.
Geografi fisik
Berikut pendapat ahli tentang pengertian ilmu geogra
Cabang ini memusatkan pada geografi sebagai ilmu bumi, menggunakan biologi untuk memahami pola flora, fauna, matematika, dan fisika untuk memahami pergerakan bumi, dan hubungannya dengan anggota tata surya yang lain. Termasuk juga di dalamnya ekologi muka bumi dan geografi lingkungan.
Geografi manusia
Sedangkan geografi manusia geografi manusia atau antropogeogragi adalah cabang dalam disiplin ilmu geografi yang ditujukan untuk analisis lokasi, distribusi, dan organisasi spasial dari hubungan manusia. Hal ini berbeda dengan geografi fisik yang lebih mempelajari tentang bentang alam.
Cabang geografi non-fisik juga disebut antropogeografi yang fokus sebagai ilmu sosial, aspek non-fisik yang menyebabkan fenomena dunia. Mempelajari bagaimana manusia beradaptasi dengan wilayahnya dan manusia lainnya, dan pada transformasi makroskopis bagaimana manusia berperan di dunia. Bisa dibagi menjadi: geografi ekonomi, geografi politik (termasuk geopolitik), geografi sosial (termasuk geografi kota), geografi feminisme dan geografi militer.
Fokus umum goegrafi manusia ada tiga, diantaranya yaitu:
  • Mencirikan dan menjelaskan perbedaan antara tempat-tempat di masa sekarang dan sepanjang waktu.
  • Berteori dan memodelkan struktur ruang, organisasi dan kontrol masyarakat.
  • Menjelaskan arti dan pentingnya tempat, ruang dan lansekap.
Geografi manusia-lingkungan
Selama masa determinisme lingkungan, geografi bukan merupakan ilmu tentang hubungan keruangan, tetapi tentang bagaimana manusia, dan lingkungannya berinteraksi. Walaupun paham determinisme lingkungan sudah tidak berkembang, masih ada tradisi kuat di antara geografer untuk mengkaji hubungan antar manusia dengan alam. Terdapat dua bidang pada geografi manusia-lingkungan: ekologi budaya, dan politik, dan penelitian risiko-bencana. Karakter manusia yang harus memenuhi kebutuhan hidupnya, maka harus melakukan penggunaan alam atau eksploitasi alam guna terpenuhinya kebutuhan hidup.
Perencanaan dan Pengembangan Wilayah
Cabang Geografi ini adalah cabang yang relatif baru. Dikembangkan pada sekitar tahun 1980-an oleh para Geografiwan Eropa, terutama dari Nederland. Saat kerjasama Universitas antar kedua negara dilakukan, sejumlah ahli Geografi asal Belanda ikut serta dalam program pencangkokan dosen di UGM. Hasilnya adalah lahirnya program studi baru bernama Program Studi Perencanaan Pengembangan Wilayah, dan sekarang lebih dikenal dengan Program Studi Pembangunan Wilayah. Sebelum berdiri menjadi disiplin tersendiri yang memadukan Ilmu Geografi dengan Ilmu Perencanaan Wilayah, proyek ini dikenal dengan nama Rural and Regional Development Planning (RRDP). Selain itu dapat dijelaskan bahwa perencanaan, dan pengembangan wilayah dapat berkaitan dengan ilmu-ilmu sosial terutama terkait dengan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat, sehingga sangat bersinggungan dengan konsep-konsep, dan teori-teori sosial yang ada.
Ekologi budaya dan politik
Ekologi budaya muncul sebagai hasil kerja Carl Sauer pada geografi, dan pemikiran dalam antropologi. Ekologi budaya mempelajari bagaimana manusia beradaptasi dengan lingkungan alamnya. Ilmu keberlanjutan (sustainability) kemudian tumbuh dari tradisi ini. Ekologi poltik bangkit ketika beberapa geografer menggunakan aspek geografi kritis untuk melihat hubungan kekuatan alam, dan bagaimana pengaruhnya terhadap manusia. Misalnya, studi yang berpengaruh oleh Micahel Watts berpendapat bahwa kelaparan di Sahel disebabkan oleh perubahan sistem politik, dan ekonomi di wilayah itu sebagai hasil dari kolonialisme, dan menyebarnya praktik kapitalisme.
Penelitian risiko-bencana
Penelitian pada bencana dimulai oleh Gilbert F. Withe, yang mencoba memahami mengapa orang tinggal di dataran banjir yang mudah terkena bencana. Sejak itu, bidang ini berkembang menjadi multi disiplin dengan mempelajari bencana alam (seperti gempa bumi), dan bencana teknologi (seperti kebocoran reaktor nuklir). Geografer yang mempelajari bencana tertarik pada dinamika bencana, dan bagaimana manusia, dan masyarakat menghadapinya.
Geografi sejarah
Cabang ini mencari penjelasan bagaimana budaya dari berbagai tempat di bumi berkembang, dan menjadi seperti sekarang. Studi tentang muka bumi merupakan satu dari banyak kunci atas bidang ini – banyak disimpulkan tentang pengaruh masyarakat dahulu pada lingkungan, dan sekitarnya.

Kaitan Manfaat Ilmu Geografi Bagi Manusia
Berikut adalah macam-macam manfaat geografi untuk hidup manusia:
Berkaitan Dengan Bidang Antroposfer
  1. Sensus penduduk sebagai data untuk perencanaan pembangunan.
  2. Pemanfaatan kawasan sungai, danau, dan pantai sebagai sarana mata pencaharian.
  3. Membantu menentukan kawasan industri dan perdagangan.
Berkaitan Dengan Bidang Atmosfer
  1. Adanya prakiraan cuaca yang dapat membantu kegiatan pertanian dan perikanan.
  2. Pemanfaatan lapisan udara untuk gelombang radio.
  3. Pemanfaatan kilatan petir untuk sebagai sumber daya energi listrik.
Berkaitan Dengan Bidang Hidrosfer
  1. Pemanfaatan kawasan berair seperti sungai, laut, dan danau untuk pembangkit listrik.
  2. Pemanfaatan air tanah untuk kebutuhan memasak, mencuci, atau minum.
  3. Pemanfaatan gelombang atau ombak di pantai untuk olahraga selancar.
Berkaitan Dengan Bidang Biosfer
  1. Padang rumput yang dimanfaatkan sebagai area peternakan.
  2. Kawasan pantai yang dimanfaatkan sebagai objek wisata yang dapat menjadi sumber pencaharian bagi masyarakat sekitar.
  3. Pegunungan salju yang dijadikan sebagai pusat olahraga ski.


Komentar

  1. Balasan
    1. Biar pemahamannya juga nyampe dan ngeh gitu kak. Jadi belajarnya juga nggak setengah setengah. Btw makasih ya udah komen. Mungkin lain kali bisa dipersingkat lagi materinya. ๐Ÿ˜‡๐Ÿ™

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Sama sama. Semoga membantu baik pekerjaan rumah atau tugas lainnya yaa:")

      Hapus
  3. Balasan
    1. Kalau dibaca dan dipahami insyaAllah bermanfaat kok( ͡ ͜ส– ͡ )

      Hapus
  4. Balasan
    1. Iya, semoga materinya membantu baik sekarang maupun kedepannya yaa:")

      Hapus
  5. Balasan
    1. Kembali kasih:") semoga infonya manfaat dan barokah yaa:")

      Hapus
  6. Balasan
    1. Iyaa, mungkin lain kali penulis mau nulis teori teori ekonomi, sosiologi atau yang berkenaan dengan sejarah yaa:")

      Hapus
  7. Balasan
    1. Sama sama๐Ÿ˜Š. Semoga bermanfaat๐Ÿ˜Š

      Hapus
  8. Makasih buat para readers yang udah penuhin kolom komentarnya ya. Komentar kalian sangat sangat berpengaruh pada penulis. Thx yaa:")

    BalasHapus
  9. Makasih ka, materinya mbantu aku banget buat belajar lebih dalam lagi

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

GLOBALISASI

GDP DAN GNP